Minggu, 16 Agustus 2009

tersenyumlah

Janganlah bersedih greta
Akasia masih menjadi paru kota
Nyiur melambai lambai di tepi pantai
Geram yang tak kunjung usai
Alih alih runtuhkan perisai
Nirmala pupus ditelan rinai
Laita dirimu tegar hadapi semua
Angin kebahagiaan semilir hembus angkara
Hingga tiba saatnya jumpa
Beberkan setumpuk indah dilema
Entah berantah catat pertemuan sekisah
Rebab mendayu dayu satukan yang terpisah
Sedihmu sadarkan lamunanku
Elegi memasung rindu memecah bisu
Derai tangis hanyutkan kekesalan
Ingin hasratku mengetuk batin
Hilangkan semua rasa perasaan
Gemuruh ombak nantikan senyuman
Rangkaikan bintang gemintang di sudut semesta
Elok rupa pintal wajah merah merona
Energi asa semasa pancarkan bias cahaya
Tersenyumlah greta dinda maharani
Allah peruntukkan senyummu dewi seruni

was there another nights

Werent talking as like didnt need any daylights
but night,it was full of love
time which i waiting for
Hopefully

While wanted to say it all
nervous and coldie night
afraid to get mix with the plants\’ fragnance
and was taken by wind without knowing where it flied
Only have a little hope
which closed by the stars on top of the blanket

I felt this would be suitable
tommorow would be more beautiful

With you
who i loved in my heart

But that hope had not been answered
night passed so quickly
Erase all my hopes and dreams
were you here in another nights?

or had you found another nights
that made me not tired of waiting
waiting…and always waiting for

my love or my friend


the day just like as usual
you come
you go
i come
i go

but, something happens in my heart
when i look at you
i know i have my heart to you
but my friend also love you
what should ido?
what should i do?

God, is this your way for me?
I Love him
i love him
bot my friend does too
God…is he for me
or for her?

Is that wrong if i miss him
but he never miss me
is that wrong if i love him?
but he… never care to me
is he love me?
but i think he love my friend

god….

at the first
i wanna fight to my self
that i never love him
i wll never miss him

and then, i feel nothing

i know, i lie to myself

God.. i accept..
accept to suffer…
i cryinf because of him
because he never see at me
wish he were know my feeling

but i accept
accept to suffer…

maybe just the way to make me stronger again, and again..
i accept to love him
whom my friend love too

my friend, my God
i am sorry to love him

rindu

Diamku dalam sepinya malam…
Tertegun di hadapan sebuah bingkai…
Memandang senyum dari bibir yg tak berdosa…
Menatap binar dari beningnya kedua bola mata…
Menikmati teduhnya wajah istri tercinta…

Aku rindu mereka…
Rindu akan wajah-wajah tak berdosa…
Rindu akan tawa riang canda..
Kerinduan yg hanya bisa dinikmati dgn airmata..
Kerinduan yg terkadang menusuk jiwa…

6 bulan terpisah oleh samudra…
6 tahun mahligai pernikahan kita…
Terucap harap di tiap untaian doa…
smoga menjadi keluarga yang sakinah…
Umi, shiddiq dan nabila…
Cinta abi ‘tuk kalian semua…


senyum pahlawan

SENYUM PAHLAWAN

Ombak berdebur, hancur, batu karang menyambut. .
Deru angin tak hentinya mengantarmu,
Menuju gerbang bakti kebebasanmu, hai pahlawan. .
Hantaman ombak, deru angin, atau apapun. .
Tetap tegar, bersimbah darah sekalipun,
Harta lenyap sekalipun,
Nyawa melayang sekalipun, tetap tegar,
Wahai pahlawan. . .

10 November, tatap kami, Hai Pahlawan. .
Lihat kami disini, kami merasakannya. .
Deburan ombak dan deru angin yang menghantammu. .
Kami tak sanggup, kami tak dapat tegar spertimu . .

10 November, pandang kami, hai sekalian pahlawan. .
Kami selalu mengenang baktimu, kami menghargai jasamu. .
Kami selalu mengheningkan cipta untukmu, pahlawan. .

10 November, tersenyumlah pahlawan. .
Lihatkan guratan senyummu dilangit biru. .

Batu karang menyambut deburan ombak, hancur. .
Kau diantar angin berderu kegerbang kebebasanmu. .
Ketegaranmu, ajari kami. . .
Keberanianmu, ajari kami. . .
Kemenanganmu, ajari kami. . .
Kepahlawananmu, ajari kami . . .
Ajarilah kami wahai pahlawan

Langit cerah menampakkan senyummu. . .
Merekah penuh kedamaian.

akhir menutup mata

rambutmu putih melambangkan usiamu
mengenang masa lalu penuh perjuanganmu
tangan keriputmu memgang gagang kursi
air matamu menetes mengenang masa lalu

mati hidupmu demi kami
kau korbankan harta kau selamatkan bangsa
berharap akan masa masa jaya
namun pilu setelah kau jaya

masa lalumu adalah perjuangan
masa depanmu adalah hinaan
namun kau tabah akan cacian
berharap mendapat penghidupan
walau jauh dari yang kau citakan

hatimu kelu akan balasan yang kau dapatkan
menangis pilu akan apa yang terjadi sekarang
dan kau hanya bisa menunggu dalam kesedihan
berjuaang selamatkan hidupmu dari keterpurukan

walau mungkin takkan ada masa indah dalam dirimu lagi
kau tetap tersenyum akan hidupmu
memandang lurus masa depan
sampai akhir waktumu menutup mata

Sabtu, 15 Agustus 2009

tips hindari flu babi

akarta - Virus strain baru flu babi (swine flu) memang bisa mematikan. Apalagi virus strain baru bisa menyebar dengan cepat. Sebabnya, tak seorang pun punya kekebalan alami terhadap virus baru ini. Dan butuh waktu beberapa bulan untuk mengembangkan vaksinasi virus ini.Namun setidaknya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit flu babi yang ditularkan dari orang ke orang ini. Badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan beberapa tips.
Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.
Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.
Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.
Jika Anda sakit flu, CDC menyarankan Anda untuk tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah.
Di Meksiko, negara yang paling parah dilanda wabah flu babi ini, pemerintah negeri itu mengeluarkan imbauan bagi warganya untuk tidak berciuman, meski hanya cium pipi. Demikian seperti dilansir CNN, Senin (27/4/2009).Pemerintah Meksiko juga mengimbau untuk tidak berada di antara kerumunan orang banyak serta tidak berdekatan dengan orang lain yang sakit. Penggunaan masker juga digalakkan di negeri itu.Sejauh ini setidaknya 81 orang telah meninggal akibat wabah flu babi di Meksiko. Lebih dari seribu orang lainnya terkena penyakit ini.